Musim panas selalu menjadi momen yang dinantikan di Eropa untuk satu alasan khusus. Musim ini memberi waktu yang nyaris 3 kali lipat lebih lama dari bulan Januari untuk merombak kembali tim. Klub-klub Eropa sering menggunakan momen ini sebagai titik fokus utama mereka saat berencana untuk merombak ulang pemain di tengah markas. Bagi Tottenham, musim panas tahun ini akan kembali menjadi ujian bagi mereka. Tumbang di musim lalu memberi mereka alasan yang cukup kuat untuk memanfaatkan waktu ini dengan lebih baik. Kesalahan dari musim lalu jadi alasan kuat untuk secara spesifik mengincar pemain dengan kemampuan tertentu, seperti Marcus Rashford.
Spurs Ambil Langkah dengan Marcus Rashford
Tottenham Hotspur siap untuk mengambil langkah baru. Musim yang lalu memang harus diakui tidak mudah untuk mereka. Tapi tim ini masih belum siap untuk mengaku kalah. Mereka akan menggunakan waktu yang baru di musim panas untuk berbenah. Kegagalan mereka di musim yang lewat membuat mereka langsung mengambil langkah cepat. Klub mulai mengidentifikasi kemampuan spesifik yang mereka butuhkan untuk mengatasi semua masalah di masa lalu. Sebagai langkah pertama, mereka percaya kalau Marcus Rashford dari Manchester United, bisa membuka jalan menuju perbaikan.
Memang saat ini tak ada banyak hal yang bisa mereka lakukan. Pemain yang sedang mereka incar masih menjalani tugasnya bersama timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Tapi mereka percaya kalau pemain berusia 28 tahun ini akan mempertimbangkan penawaran klub dengan serius. Situasinya di klub yang masih belum mendapat kontrak baru dari Michael Carrick jadi salah satu pertimbangan utama. Sebenarnya, saat ini, dia masih mendapat penugasan di luar United. Relasi yang buruk dengan mantan pelatih Old Trafford, Ruben Amorim, membuatnya dipindah sementara ke Barcelona untuk musim yang lewat dari awal sampai akhir. Tapi justru karirnya berkembang di sana. Selama bergabung bersama mereka, dia sudah mencetak 14 gol. Angka ini masih di luar 14 asist yang dia berikan dari 49 pertandingan bersama La Blaugrana. Dengan 28 kontribusi gol ini, La Blaugrana berhasil mempertahankan tempat mereka sebagai juara bertahan La Liga.
Marcus Rashford Berharap Bisa Bertahan di Barca
Dua puluh delapan gol harus diakui bukan angka yang kecil. Pencapaian ini membuatnya merasa kalau Barcelona akhirnya bisa menjadi tempat yang ideal untuk berkembang. Maka dari beberapa bulan lalu, dia dengan jelas menyatakan harapannya untuk tetap di sana. Hanya saja, Barcelona punya pandangan lain. Mereka justru menolak mengaktifkan ketentuan pembelian permanen senilai 30 juta Euro yang tercantum dalam perjanjian dengan Old Trafford. Tidak ada satu pun langkah yang mereka ambil sampai ketentuan ini kadaluwarsa di tanggal 15 Juni.
Sebelum tenggat ini, Barcelona sudah mengambil keputusan lain. Mereka rupanya memilih untuk mengeluarkan 69 juta poundsterling. Dana ini mereka gelontorkan untuk mendatangkan rekan senegara Marcus Rashford, Anthony Gordon, dari Newcastle United. Sedangkan untuknya, Barcelona hanya tertarik untuk berdiskusi kalau Manchester United setuju untuk memperpanjang kontrak kerjasama sementaranya bersama mereka untuk 1 musim yang akan datang. Hanya saja, Old Trafford tak memandang ini menguntungkan mereka. Mereka masih belum tertarik untuk berdiskusi dengan Barcelona tentang topik ini. Mereka sebaliknya justru menyiapkan upaya untuk memindahkannya secara permanen. Baru mereka akan melepasnya untuk mendapat dana segar demi proyek transfer pemain baru.
Spurs Pelajari Kemungkinan Mereka
Tak ada banyak yang diketahui tentang status kontrak Marcus Rashford di Manchester United sebelumnya. Tapi baru-baru ini terungkap kalau kontraknya di Old Trafford mencakup sebuah ketentuan pemutusan kontrak lebih awal. Berakhir di Juni 2028, ketentuan senilai 40 juta poundsterling ini berlaku untuk semua klub, kecuali 2 rival berat mereka: Liverpool dan Manchester City.
Sumber kami yang lain mengindikasikan kalau Marcus Rashford sudah menjadi target berikutnya dari Tottenham Hotspur. Spurs mulai memasukkan namanya dalam proyek mereka unuk musim panas. Tapi ketentuan finansial dalam kontrak di Old Trafford membuat mereka masih menimbang-nimbang langkah berikutnya. Dengan kondisi keuangan mereka yang sangat terbatas, Sprus berharap bisa mendapat angka yang lebih kecil. Mereka belum siap memenuhi 40 juta poundsterling, angka yang sama yang muncul dalam negosiasi antara Manchester United dengan Aston Villa di 2025.
Spurs berharap musim panas ini bisa lebih bersahabat. Dari awal bursa dibuka, mereka langsung aktif mencari pemain baru. Nyaris tersingkir dari Liga Inggris menjadi alarm serius bagi klub ini. Tak mau lagi terjebak dalam gua yang sama, mereka memilih untuk mendatangkan Jan Paul van Hecke, Marcos Senesi, dan Andrew Robertson sekaligus. Untuk Jan Paul van Hecke, mereka sampai berani menggelontorkan dana 52 juta poundsterling, untuk dibayar ke Brighton.
Tim binaan Roberto de Zerbi ini sekarang juga berharap untuk bisa mendapatkan persetujuan dari Sandro Tonali untuk pindah dair Newcastle United dan bergabung dengan mereka. Harapan ini tetap terjaga meski penawaran pertama mereka di 80 juta poundsterling gagal mendapat lampu hijau. Sementara itu, Marcus Rashford masih tetap mereka pertimbangkan sebagai kandidat menjanjikan.
Hanya saja, untuk saat ini, sepertinya Marcus Rashford masih belum membuka diri untuk kemungkinan pindah kembali ke Inggris. Luar negeri masih dianggapnya sebagai tempat yang lebih baik untuk mengembangkan karir. Kembali ke Barcelona akan menjadi prioritas utamanya. Ada juga kemungkinan untuk bergabung ke Bayern Munich, yang sampai saat ini masih mengamati perkembangan kondisinya.
Kemungkinan kemblai ke Manchester United dan membangkitkan kembali mimpi masa kecilnya di bawah komando dari Michael Carrick sebenarnay belum sama sekali ditepis. Hanya saja untuk saat ini, opsi ini masih berada di daftar terbawah. Dengan perkembangan seperti ini, pemain Manchester United tadi masih terus menimbang semua opsinya. Tapi kalau akhirnya dia memilih untuk keluar dari Old Trafford, mungkin dia harus siap untuk menerima potongan gaji yang cukup signifikan.
