Musim sekarang bukan musim yang diharapkan penggemar Manchester City. Cityzens memang berhasil mematahkan harapan Arsenal di Piala FA. Tapi ketika mereka berharap untuk bisa mengulanginya di Liga Primer, Cityzens harus menelan pil pahit. Sebelum musim berakhir, justru Arsenal sudah dipastikan keluar sebagai juara. Kegagalan Manchester City mengalahkan lawan mereka sebelumnya memastikan jalan bagi The Gunners untuk menjadi juara di Liga Inggris. Perjalanan Manchester City semakin sulit setelah Pep Guardiola akhirnya memutuskan untuk berhenti dari tugas yang sudah membesarkan namanya selama 10 tahun terakhir. Perjalanan mereka semakin berat karena di musim panas nanti, ada beberapa pemain yang dipastikan akan pergi, seperti Bernardo Silva.
Arah Langkah Bernardo Silva Terungkap
Pemain Manchester City, Bernardo Silva, sudah mengambil keputusan untuk tidak lagi memperpanjang tugasnya di Cityzens. Sempat muncul pertanyaan terutama dari penggemar mereka tentang apa yang akan terjadi berikutnya. Sekarang, jawaban dari pertanyaan ini mulai terkuak. Terkenal berkat perannya sebagai gelandang di tim Pep Guardiola, pemain Manchester City ini mengungkap kalau dia telah memutuskan untuk menetapkan arah tujuannya ke Barcelona.
Di mata penggemar, nama gelandang ini memang bukan sosok baru. Bersama pemain Manchester City yang lain, dia telah menghias karirnya dengan 460 pertandingan. Dalam periode ini, dia mengambil peran besar dalam membantu mereka memenangkan 19 kejuaraan. Tapi sekarang, dia memilih untuk berhenti. Setelah belasan trofi sebagai juara yang dia bantu menangkan, pemain andalan Pep Guardiola ini sekarang menyatakan sudah cukup. Dia memilih untuk meninggalkan Stadion Etihad, bertepatan dengan tanggal kontraknya berakhir. Dengan kata lain, dia akan meninggalkan mereka dengan menyandang status tidak terikat ke manapun alias bebas transfer.
Ungkap Keinginan
Ratusan pertandingan yang dia kumpulkan bersama Manchester City paling tidak menjadi modal yang sangat berharga. Berkat perjalanan panjang yang dia bangun bersama mereka, Bernardo Silva sama sekali tidak kekurangan opsi untuk meniti langkah berikutnya.
Pemain berusia 31 tahun ini akan mudah menemukan tim yang mau menggunakan jasanya. Di beberapa kesempatan, dia pernah menyatakan tertarik untuk bisa kembali bergabung dengan mantan tim masa kecilnya, Benfica. Kabar ini sempat memantik harapan bagi penggemar Benfica. Tapi belakangan terungkap kalau keinginan terbesarnya bukan tim ini. Beberapa media yang gencar mengawasi pergerakan pemain ini menyebut kalau pemain kelahiran Portugal ini punya rencana lain yang sama sekali berbeda. Bukan Benfica, tapi dia jauh lebih tertarik untuk menjajal rumput di Barcelona. Dia bahkan berharap untuk bisa melihat rencana ini terwujud di musim panas tahun ini.
Bernardo Silva Incar Kesempatan Gabung Barcelona
Sejak kabar ini terungkap, mulai bermunculan beberapa petunjuk tentang langkah yang akan dia tempuh untuk memastikan harapan ini tercapai. Dari yang paling dasar, pemain Manchester City ini sampai sepakat untuk mendapatkan pengurangan gaji. Berbeda dari yang dia dapatkan selama ini di Manchester City, sang gelandang kini terbuka untuk hanya mendapatkan 80 ribu poundsterling per minggu. Semua dia lakukan semata untuk bisa mengenakan seragam khas Camp Nou.
Dengan pengalaman yang dia miliki dan kemampuan yang sudah dia bangun selama di Manchester City, wajar kalau seandainya gelandang ini akan bisa menerima penawaran yang jauh lebih banyak dan menggiurkan dari tempat lain. Tapi sepertinya kondisi ini tidak akan mengubah pendiriannya. Dia tetap memandang Barcelona sebagai tempat yang paling ideal untuk mengembangkan karir. Rumor ini semakin menarik ketika Barcelona tampaknya sudah menyadari posisi mereka. Mendapatkan seorang pemain dengan pengalaman di tim sekelas Manchester City ibarat mendapatkan permata. Bagi mantan tim Lionel Messi ini, mereka tak mau kehilangan momen. Dari awal rumor ini terpantau di radar mereka, Barcelona langsung menyambutnya dengan antusias. Sekarang mereka sudah di tahap nyaris bisa memenuhi permintaan Bernardo Silva.
Kalau benar tanda tangan basah diberikannya kepada Barcelona, maka tim-tim lain yang juga tertarik harus mengambil langkah mundur. Selain Barcelona, ada beberapa tim lain yang juga kepincut dengan pengalamannya. Atletico Madrid dari awal berusaha menggaet pemain ini. Dia masuk dalam daftar prioritas mereka untuk proyek restrukturisasi tim di musim panas. Selain dirinya, ada Julian Alvarez yang juga sama-sama diincar untuk segera pindah ke Barcelona.
Pada tahap ini, masih belum bisa dipastikan apakah pemain Manchester City ini akan bisa bersabar sampai bisa menemukan tim yang baru. Waktu sedang tidak berada di pihaknya. Ada target Piala Dunia 2026 yang harus dia kejar. Dengan waktu yang semakin terbatas, dia butuh tim yang bisa memberikan respon positif yang paling menguntungkannya dari semua sisi dan yang bisa melakukannya paling cepat.
Saat ini, di Barcelona, Hansi Flick sudah memiliki Gavi dan Pedri yang ditugaskan di bagian gelandang tengah. Memang posisi mereka di La Liga masih cukup solid. Tapi masih ada perdebatan kalau memang dua pemian ini cukup untuk bisa membuat mereka bertahan di posisi sekarang untuk waktu lama. Ada permintaan dari penggemar terutama untuk bisa mendatangkan tambahan pemain baru, paling tidak untuk memberikan variasi ke skuad yang mereka miliki sekarang.
Kalau saja dia bergabung dengan mereka, Barcelona bisa menggunakannya sebagai striker utama atau gelandang. Tapi mereka harus juga bisa menciptakan keseimbangan terutama kalau menyinggung bagian belakang dan depan. Ada anggapan kalau pemain Manchester City ini bisa menjadi pemain ideal untuk mereka di musim panas nanti. Tapi anggapan ini hanya berdasar pada anggapan kalau Gavi hanya bermain di lebih dari 15 pertandingan dalam satu musim secara rata-rata dalam 3 musim terakhir. Angka yang demikian rendah tak bisa diabaikan setelah cedera menghantam. Mendatangkan pemain Manchester City ini paling tidak bisa membantu Hansi Flick untuk melaukan rotasi pemain. Dia juga bisa mengelola kebugaran Gavi dengan lebih baik ketika diperlukn. Sementara gelandang yang baru bisa dengan cepat menjadi kapten mereka dan mengarahkan pemain lain.
