Nama Bernardo Silva kembali mendapat pujian dalam pertandingan Manchester City. Nama pemain ini kembali melejit setelah dia berhasil mencetak rekor mengagumkan dalam pertandingan terbaru yang dijalani tim ini dengan Burnley. Dalam pertandingan ini, gol yang dia cetak menjadi satu-satunya gol, sekaligus memastikan kemenangan mereka atas Burnley. Kemenangan ini juga menjadi sangat penting bagi Manchester City. Meski masih harus mengejar Arsenal yang menjadi rival beratnya, tapi Cityzens sekarang selangkah lebih dekat untuk menjadi juara Liga Primer di tahun ini.
Rekor Baru oleh Bernardo Silva
Pemain Manchester City, Bernardo Silva, kembali menjadi perhatian. Namanya menarik perhatian publik setelah berhasil mencetak rekor baru di Liga Primer. Rekor ini tercipta ketika dia mencetak gol tunggal dalam pertandingan mereka melawan Burnley. Status lawannya yang sudah pasti akan tersingkir dari kompetisi ini di musim depan tak membuat mereka lengah. Meski minim gol, tapi pemain Pep Guardiola masih berhasil memastikan mereka terus melangkah setelah pertandingan di hari Rabu malam.
Gol di awal pertandingan dari mesin pencetka gol utama mereka, Erling Haaland, sudah cukup bagi Manchester City. Golnya menjadi kunci bagi mereka untuk mendapatkan 3 tambahan poin. Gol ini sekaligus mengantarkan mereka mengungguli rival beratnya, Arsenal, dan menempati peringkat puncak di klasemen EPL. Peringkat mereka naik berkat selisih gol antara dua tim. Peristiwa ini terjadi pertama kalinya sejak akhir bulan Agustus tahun lalu. Berkat kemenangan dari Burnley ini, tim Pep Guardiola sudah berhasil menang di 5 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Dalam keberhasilan ini, kapten mereka, Bernardo Silva memainkan peran yang sangat penting bagi tim ini.
Di Balik Rekor Bernardo Silva
Menurut catatan kami, hanya ada 2 pemain lain yang pernah bermain lebih banyak dari sang kapten yang sudah melewati 46 pertandingan pada musim ini. Dua pemain ini adalah Nico O’Reilly dengan 48 kali dan Erling Haaland dengan 47 kali. Dari 46 pertandingan yang mereka jalani bersama kaptennya, Cityzens sukses mengamankan 21 kali menang di Liga Primer saja.
Gelandang berusia 31 tahun ini sayangnya akan segera menyelesaikan tugasnya dengan Manchester City. Dia sudah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya yang sudah berjalan selama 9 tahun terakhir bersama mereka di musim panas nanti. Dalam perjalanan nyaris 1 dekade ini, dia sudah mengasah kemampuannya dalam 215 pertandingan di EPL. Jumlah ini membuatnya berhasil menggeser David Silva dengan 214 pertandingan. Sekarang dia menjadi pemain dengan jumlah pertandingan terbanyak dalam sejarah Manchester City di Liga Primer.
Statistik lain menunjukkan kalau Bernardo Silva juga mencapai 72% persentase menang di kompetisi yang sama. Dia juga berkontribusi dalam 45 gol dan melakukan 51 asist dalam perannya sebagai gelandang mereka. Semuanya dia raih sejak pertama kali bergabung dengan mereka dari AS Monaco pada tahun 2017 lewat. Rekor terbaru yang dia dapatkan ini terjadi tidak lama setelah dia menjadi pemain asal POrtugal dengan jumlah pertandingan terbanyak di Liga Primer Inggris. Dengan 299 kali bertanding, dia melampaui catatan Luis Boa Morte yang hanya sempat bermain 296 kali.
Di luar itu semua, Bernardo Silva juga adalah seorang pemain yang pernah 6 kali menang di Liga Primer. Dengan Manchester City yang sekarang sudah berhasil menggeser Arsenal, dia berharap akan bisa menambah jumlah prestasi ini di musim sekarang. Dia juga sudah bermain dari awal babak pertama dalam semua pertandingan mereka di kompetisi elite sejak pertengahan bulan Oktober tahun lalu. Pemain bernomor punggung 20 ini juga menjadi salah satu dari hanya 10 pemain di Cityzens yang sukses mempertahankan peran mereka dari babak pertama yang mengantarkan tim ini menang 2-1 dari Arsenal di akhir minggu lalu. Satus-atunya pemain yang membuat Guardiola harus mengubah formasinya adalah Rodri, pemain gelandang mereka.
Guardiola Sempat Ragu
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengakui satu fakta penting. Setelah menang dari Burnley, pelatih Cityzens ini mengakui kalau dia sempat ragu. Dia ragu kalau pemain yang dia turunkan sebagai tim utama akan mengalami rasa lelah setelah pertandingan mereka yang sangat melelahkan di Etihad, hanya beberapa hari sebelum menghadapi Burnley.
Di depan jurnalis, dia mengaku kalau dirinya sempat sangat ragu dengan formasi yang dia turunkan melawan Burnley. Dia ragu kalau formasi ini akan bertahan dan bisa terhindar dari masalah lelah bermain dari pertandingan mereka di hari Minggu sebelumnya. Tapi kemudian dia harus berpikir dengan optimis, belajar dari formasi mereka ketika melawan Southampton. Dia mengaku kalau formasi ini berhasil mereka pertahankan sampai menang, maka keputusan ini akan menjadi langkajh yang tepat. Tapi kalau mereka gagal, maka keputusan ini akan menjadi langkah buruk. Apapun yang terjadi, mereka akan bisa melangkah dengan semangat baru di babak semifinal Piala FA.
Tentang pertandingan mereka melawan Southampton pada hari Sabtu di Wembley, Guardiola menambahkan kalau pertandingan ini adalajh sebuah kesempatan besar untuk bertanding dalam 4 laga final dalam kesempatan beruntun. Dia mengaku kalau mungkin mereka harus melakukan beberapa perubahan. Tapi pada akhirnya, mereka siap untuk bertanding walau memang agak lelah. Mengaku belajar banyak, pelatih Manchester City ini mengaku kalau strategi mereka akan bisa berdampak baik di masa yang akan datang. Semakin banyak pengalaman yang mereka dapatkan dan pertandingan yang mereka jalani, semakin mereka bisa menghadapi lawan-lawanya dengan baik.
Pelatih Bernardo Silva ini menekankan kalau menang adalah tujuan utama. Kalau melihat semua usaha mereka dalam 3 hari terakhir, emosi yang mereka tumpahkan, dan usaha fisik yang mereka mainkan, dia yakin kalau mereka sudah bermain dengan sangat baik. Dia menekankan kalau mereka harus bisa menang dengan upaya apapun. Tapi mereka harus mengerahkan usaha terbaik untuk mendapatkan hasil ini. Berlari, melompat, mengumpan, dan menembak, bahkan saat ini mereka tidak berpikir tentang konsekuensi dan apa yang akant erjadi berikutnya kalau mereka di puncak kompetisi atau tidak. Yang mereka tahu hanya kewajiban untuk bisa mengalahkan Burnley.
Dengan kemenangan dari Burnley, Manchester City sekarang berada di jalur yang tepat untuk memenangkan 3 kejuaraan domestik di musim ini. Mereka sudah lebih dulu menang di Piala FA, trofi pertama Bernardo Silva sebagai kapten. Kemenangan ini mereka dapatkan setelah unggul 2-0 dari Arsenal di Wembley pada akhir bulan lalu.
