Roberto de Zerbi langsung bergerak cepat sejak pertama kali dipercaya untuk menjadi pelatih Tottenham Hotspur. Dia sadar kalau tim yang dia latih sekarang sudah berada di titik yang nyaris tidak ada harapan sama sekali. Peringkat mereka di Liga Primer sudah jauh merosot dari harapan penggemar. Ada kekhawatiran besar kalau tim ini akan tersingkir ke Championship, menaruh noda dalam reputasi mereka sebagai salah satu tim legendaris Eropa. Tapi seperti permintaannya kepada semua pemain Spurs untuk tidak terlibat dalam emosi tak berdasar, pelatih Spurs ini justru mengambil langkah agresif untuk memperbaiki semua kesalahan yang ada di tim ini. Tak hanya sekarang, dia mulai menargetkan beberapa proyek untuk mereka di musim yang baru. Kali ini, dia mengincar langsung sekaligus dua pemain AS Roma, Lorenzo Pellegrini dan Mile Svilar.
Target Baru Roberto de Zerbi
Pelatih Tottenham Hotspur, Roberto de Zerbi, sudah menyiapkan banyak rencana untuk timnya. Belajar dari kesalahan fatal mereka di musim sekarang, Spurs bersiap untuk segera terbang tinggi dalam musim baru yang sudah menanti di depan mata mereka. Sampai sekarang, tim ini masih terus berjuang untuk mengamankan posisi mereka di Liga Inggris. Tapi dengan hanya beberapa pertandingan yang ada dalam jadwal mereka, mungkin tim ini tak akan bisa melihat harapan mereka terwujud. Sebagai gantinya, Spurs sekarang sedang menargetkan proyek lain yang sama penting. Tak mau kesalahan yang sama terulang ketika musim sudah berganti, mereka sekarang ingin mendatangkan beberapa pemain baru. Pengamatan sudah dilakukan dan mereka cukup percaya kalau dua pemain dari AS Roma, Lorenzo Pellegrini dan Mile Svilar, adalah persis jawaban yang mereka butuhkan.
Lili Putih memang sedang berada dalalm tekanan yang cukup pelik. Perhatian mereka sekarang sedang terbelah dua. Tim ini masih harus memperjuangkan nasib mereka di musim sekarang, mencoba tidak terjun lebih jauh dari yang sudah mereka alami sekarang. Tapi di waktu bersamaan, mereka juga harus memperbaiki diri untuk musim yang akan datang. Langkah ini sebenarnya sangat berisiko karena dengan posisi mereka sekarang, sulit untuk menemukan pemain yang akan bersedia untuk bergabung dengan mereka.
Peluang bagi Spurs
Seandainya saja West Ham United kalah dari Arsenal ketika mereka bertanding di hari Minggu nanti dan Spurs mengalahkan Leeds United pada hari Senin, skuad Roberto de Zerbi mungkin masih punya harapan. Poin yang mereka dapatkan dari pertandingan ini akan membantu Spurs berada 4 poin dari titik aman zona degradasi. Tapi memang poin ini belum menyegel posisi aman mereka. Setelah pertandingan ini, mereka masih harus berjuang keras di 2 pertandingan lain yang tersisa agar semua hasil perjuangan mereka tidak terbuang sia-sia.
Memilih pelatih sekarang adalah langkah terbaik untuk saat ini yang ditempuh Spurs. Berkat strategi hasil racikannya. mereka berhasil menang ketika melawan Aston VIlla dan Wolverhampton Wanderers. Dua kemenangan ini sangat penting karena menjadi suntikan moral dan semangat untuk semua pemain Tottenham Hotspur. Dua kemenangan ini juga menjadi alasan kuat bagi mereka yang menempati jajaran tinggi tim untuk memberikan dukungan bagi proyek mereka di bursa. Tim ini akhirnya mendapat persetujuan untuk bergerak di musim panas. Semua dilakukan dengan harapan kalau tim ini akan tetap bertahan karena kalau tidak, mereka harus bersiap untuk menghadapi mimpi buruk.
Roberto de Zerbi Targetkan Dua Pemain AS Roma
Persiapan besar sedang dilakukan Roberto de Zerbi dan semua timnya. Sekadar bertahan di musim sekarang tidak akan memberikan mereka dampak yang dibutuhkan untuk musim yang baru. Kesalahan di musim sekarang membuat mereka akhirnya menyadari bagian yang perlu perbaikan. Alasan ini kemudian membuat mereka menyasar dua orang pemain kunci dari AS Roma: Pellegrini dan Svilar. Dua pemain ini, setidaknya dari kacamata mereka, memiliki kemampuan yang bisa meningkatkan performa tim ini ketika pergantian musim terjadi. Dua pemain ini paling tidak dari perspektif mereka, masih bisa didatangkan tanpa mendatangkan kerugian besar pada sektor keuangan mereka.
Svilar, yang tahun ini berumur 26 tahun, saat ini dipandang sebagai salah satu dari 10 penjaga gawang terbaik yang ada di seluruh dunia. Dari 35 pertandingan yang dijalaninya bersama AS Roma di Seri A pada musim ini, kiper ini berhasil mempertahankan 16 pertandingan tanpa robek gawang sama sekali. Angka ini hanya 1 kali di bawah Jean Butez dari Como, yang sama-sama berjuang untuk bisa mendapat penghargaan Sarung Tangan Emas di musim sekarang.
Kontrak pemain kelahiran Serbia ini masih akan berjalan sampai tahun 030 nanti. Tapi dari perkembangan terbaru yang kami pelajari, AS Roma tidak menutup pintu untuk melepasnya. Mereka siap memberi lampu hijau asalkan bisa mendapat untung dari 43 juta poundsterling, jumlah yang mereka anggap wajar berkat kemampuannya. Kalau angka ini berhasil terpenuhi, AS Roma akan mendapat keuntungan masif mengingat mereka mendapatkannya secara cuma-cuma di tahun 2022 yang lewat.
Svilar diperkirakan akan menggantikan peran Guglielm Vicario di Tottenham. Pemain ini memang diberitakan akan segera pindah dari Spurs. Meski ada upaya dari dalam Spurs untuk mempertahankannya, tapi dia sudah mencapai kesepakatan untuk segera bergabung dengan Inter Milan. Sementara itu, pemain gelandang berpengalaman mereka, Pellegrini, akan segera menyelesaikan kontraknya di AS Roma ketika musim ini selesai. Sampai sekarang, belum ada informasi yang menunjukkan kalau emreka akan segera memeprbarui kontraknya disana.
Kalau Spurs ingin mendatangkan Pellegrini, mereka harus memperhatikan semua detil seputar kontraknya. Di AS Roma, dia disebut digaji dengan angka yang cukup masif. Beban gaji yang tinggi seperti ini menambah tinggi tekanan untuk pemain berusia 29 tahun ini segera keluar dari markas mereka. Riwayat selama 21 tahun bergabung membuat mereka cukup yakin kalau ada pemain dengan pengalaman yang lebih baik tapi dengan gaji yang lebih terjangkau yang bisa mereka dapatkan. Kalau menghitung semua riwayatnya bersama mereka, Pellegrini telah menjalani 349 pertandingan yang tersebar di semua turnamen. Angka gol yang dia berikan bagi mereka mencapai 62 kali dengan asist sebanyak 63 kali. Bersama mereka, dia juga pernah memenangkan piala Liga Konferensi.
Bagi Spurs, pengalaman dan kemampuan yang dimiliki Pellegrini untuk mencetak gol menjadikan pemain kelahiran Italia ini salah satu bakat yang cukup menggoda bagi mereka. Tapi status bebas transfer yang akan melekat padanya membuat Spurs tidak akan sendirian dalam persaingan ini. Selain merkea, Leeds United juga tertarik untuk menggaet Pellegrini. Kabar yang kami terima menyebut kalau di bulan Februari lalu, pemain AS Roma ini telah memberi persetujuan awal untuk bergabung dengan Newcastle United, menjadi pengganti Sandro Tonali. Tapi sampai sekarang belum ada kelanjutan ari rumor ini. Sedangkan riwayat kerjasama yang pernah dijalinnya dengan Roberto de Zerbi mungkin akan bisa cukup banyak membantu mereka kalau tim ini berhasil lolos dari ancaman degradasi.
