Brentford tak mau ketinggalan momen penting di tahun ini. Meniti perjalanan dari bawah, Brentford berharap bisa terus meningkatkan permainan mereka sampai mencapai level atas di kompetisi sepakbola Inggris, dan bertahap sampai ke tingkat Eropa. Mereka sadar harapan ini sangat besar dan tidak akan mungkin dicapai kalau tidak dibekali dengan strategi yang ampuh dan pemain yang kuat. Untuk urusan pertama, mereka terus meningkatkan kemampuan pelatih dan staf untuk membuat strategi yang paling efektif. Sementara yang kedua mereka gencarkan dengan melakukan latihan pemain sampai mendatangkan tenaga baru. Untuk tahun ini, perhatian mereka terarah pada pemain gelandang Burnley, Jaidon Anthony.
Terpincut Jaidon Anthony
Brentford sudah punya rencana besar untuk meningkatkan permainan mereka ke level yang sama sekali baru. Strategi baru mereka siapkan untuk memastikan penggemar bisa mendapat kejutan manis ketika musim kompetisi baru terbentang. Setelah melakukan evaluasi dari permainan mereka di musim yang lewat, klub ini memutuskan kalau mereka tidak akan bisa berbuat banyak hanya dengan pemain yang ada sekarang. Untuk mendukung rencana besar tampil di periode baru, mereka berharap pada bantuan pemain baru. Proyek ini melibatkan beberapa nama dari dalam dan luar Inggris. Untuk pemain Inggris, mereka melirik gelandang asal Burnley, Jaidon Anthony.
Brentford cukup percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki pemain Burnley tadi. Kepercayaan ini mereka wujudkan dengan langsung mengajak bicara Burnley. Dua tim ini mulai melakukan negosiasi untuk bisa memberi kesempatan baru kepadanya bermain bersama mereka. Bagi Brentford, minat mereka muncul setelah pemain berusia 26 tahun ini membuktikan ketajamannya dalam bermain. Ada 9 gol yang sudah dia berikan bagi mereka dalam 38 pertandingan di semua kompetisi. Di kesempatan yang lain, dia juga membantu pemain Burnley yang lain dalam mencetak 4 gol, tapi untuk nama mereka sendiri.
Burnley Dipastikan Tersingkir
Jumlah gol ini ketika datang dari satu pemain saja biasanya sudah cukup untuk membantu langkah sebuah klub. Tapi bukan untuk Burnley. Kalau dihitung, ada 13 gol yang mereka dapatkan dari gelandang ini saja. Tapi karena bertarung di Liga Inggris, angka sebanyak ini tidak bisa menjadi jaminan untuk bertahan sebagai peserta kompetisi, apalagi menang di sana. Tak seperti Arsenal yang didaulat sebagai juara saat musim berakhir, mereka justru tersingkir ke kompetisi yang lebih rendah. Tapi penggemar mereka merasa kecewa. Fans awalnya berharap untuk bisa melihat pemain andalannya ini bertahan. Tapi kenyataan pahit membuat mereka sadar kalau pemain ini juga butuh lingkungan yang ideal untuk bisa mengembangkan karirnya.
Sayang, Championship bukan tempat yang tepat. Bukannya tidak mau setia, tapi pertimbangan karir membuatnya memilih untuk keluar dari Burnley dan mencari tempat yang lebih baik. Ketika kabar ini menyeruak, ada beberapa tim yang mulai bergerak cepat. Brentford bergerak cepat dengan memastikan mereka terlibat. Tak mau membuang waktu, mereka langsung bergerak cepat menghampiri Burnley. Dua tim sekarang terlibat dalam pembicaraan untuk melakukan tramnsfer ke Stadion Komunitas Gtech.
Patok Angka untuk Jaidon Anthony
Ketika berita ini kami laporkan, publik mencium kalau ada beberapa klub yang menyatakan diri tertarik. Status Burnley yang tersingkir ke Championship tak menutup pesona pemain mereka. Kemunculan beberapa klub sekaligus yang menyatakan diri tertarik untuk melakukan transfer justru membuktikan kalau Jaidon Anthony masih dianggap punya pesona yang cukup kuat dan potensi yang layak untuk disandingkan dengan kompetisi sekelas minimal Liga Inggris. Memang, belum ada rincian klub apa saja yang sudah mengambil langkah konkret, tapi hal ini tidak menutup kemungkinan kalau jumlahnya akan bertambah.
Dari sisi Jaidon Anthony, pemain Burnley ini juga tidak menutup diri. Dengan masa depan yang menanti bagi Burnley, dia membuka diri untuk bisa mendapat kesempatan bermain di tempat baru demi persaingan yang lebih baik. Sementara di sisi lain, pelatih Brentford, Keith Andrews, percaya kalau mereka akan sangat diuntungkan dengan kehadiran Jaidon Anthony di tengah-tengah mereka. Menurutnya, gaya bermain yang dimiliki pemain ini akan bisa melesatkan mereka melampaui harapan aal.
Sampai saat ini, Burnley masih belum merilis secara resmi angka yang mereka minta dari transfer kali ini. Tapi beberapa sumber yang dekat dengan mereka mengindikasikan kalau klub ini percaya 20 juta poundsterling adalah angka yang paling kecil untuk disematkan kepada pemain mereka. Angka ini masih sangat terjangkau apalagi kalau melihat kontraknya yang masih sangat panjang. Menurut pengamatan kami, kontrak pemain ini masih akan berlangsung 3 tahun dari sekarang. Dengan kata lain, kontraknya baru akan berakhir paling lambat pada tanggal 30 Juni 2029 nanti. Biasanya dengan periode kontrak selama ini, kedudukan klub akan sangat kuat. Meski awalnya dipatok di 20 juta poundsterling, periode yang masih lama membuat kedudukan Burnley sangat kuat dan harus diwaspadai meminta angka yang lebih tinggi.
Hanya saja angka akhirnya nanti akan bergantung juga pada sikap Brentford. Masih belum diketahui kalau memang Brentford bersedia untuk mengamini permintaan ini. Kalau memang mereka tetap bertahan dengan Jaidon Anthony, opsi lain bisa ditempuh entah itu meminta angka yang lebih kecil, memasukkan klausul pemberian sebagian keuntungan untuk penjualan di masa depan, atau melakukan barter permain.
Brentford punya alasan untuk bertahan meski mereka masih belum sepakat dengan permintaan yang disampaikan Burnley. Di mata mereka, Jaidon Anthony punya jawaban untuk kebutuhan mendesak mereka sekarang. Brentford harus segera memperbaiki masalah serius di bagian gelandang mereka. Posisi ini menjadi rentan setelah Reiss Nelson memilih untuk kembali ke Arsenal setelah periode tugasnya disana selesai.
Di Brentford, bagian gelandang mereka sebenarnya bukan nihil pemain. Ada beberapa pemain yang sering ditempatkan di bagian ini. Romelle Donovan, Keane Lewis-Potter, Dango Outarra,s ampai Kevin Schade menjadi nama-nama yang rutin ditugaskan untuk membantu permainan mereka di bagian tengah. Tapi penampilan yang ditunjukkan mereka sejauh ini memang masih belum cukup. Kalau melihat hasil permainan mereka yang lewat, Brentford butuh paling tidak 1 pemain baru d bagian gelandang. Kesalahan yang mereka buat di musim lalu akan memaksa mereka untuk bisa menarik paling tidak 2 pemain baru untuk bagian ini. Jumlah ini akan menjadi upaya minimal mereka untuk membangun sebuah tim demi mendapat tiket lolos UCL setelah sempat nyaris berhasil di musim lalu. Sebagai gambaran, tim Lebah mengakhiri musim lalu dengan menempati peringkat 9 di Liga Inggris. Mereka gagal mendapatkan tempat di 8 peringkat teratas karena selisih jumlah gol.
