Musim ini menunjukkan hasil yang sangat dinamis untuk Arsenal. Mereka sempat harus menahan malu ketika dikalahkan Manchester City di final Piala FA. Tapi pemain The Gunners berhasil bangkit dan mengubur harapan Cityzens dalam-dalam ketika mereka membalasnya dengan menang di Liga Inggris. Tapi harapan untuk menang 2 kejuaraan sekaligus dalam 1 musim kembali terkubur ketika PSG mematahkan semua harapan ini. Bagi penggemar, kejadian ini ibarat mengangkat harapan mereka dan kemudian menghempasnya dalam-dalam. Tak mau kejadian serupa terjadi, Mikel Arteta dan timnya mulai menyusun rencana untuk pembangunan tim di musim yang baru. Ada beberapa pemain dengan set kemampuan tertentu yang mereka incar dan kali ini, nama Nathaniel Brown menarik perhatian tim ini dengan serius.
Arsenal Pertimbangkan Nathaniel Brown
Musim yang lama meninggalkan banyak pekerjaan rumah serius untuk segera dibenahi Mikel Arteta dan semua stafnya. Mereka memang sangat beruntung ketika berhasil mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun dengan menjuarai Liga Primer. Tapi kalah di Piala FA dan Liga Champions masih menunjukkan kalau tim ini punya masalah mendasar yang sangat mendesak untuk segera diperbaiki. Dari evaluasi sementara, Arteta percaya kalau pos pertahanan mereka menjadi salah satu yang butuh perbaikan signifikan. Mempertahankan pemain yang ada sekarang tidak akan banyak membantu mereka untuk mencapai tujuan ini. Maka The Gunners menyiapkan rencana untuk bisa memperbaiki masalah ini dengan merekrut pemain baru di musim panas. Beberapa nama dianggap punya potensi, tapi Mikel Arteta cukup yakin kalau bintang Eintracht Frankfurt, Nathaniel Brown, akan sesuai dengan tujuan proyek ini.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memang berencana untuk melakukan perombakan signifikan padda skuadnya sekarang. Paling tidak, dia berharap untuk bisa mengembangkan kedalaman dan kelincahan permainan lebih baik. Dua sektor ini menjadi fokus utamanya terutama untuk bisa mempertahankan trofi di musim yang baru. Tapi untuk rencana mendapatkan pemain Eintracht Frankfurt tadi, mereka harus mempersiapkan diri dengan semaksimal mungkin. Alasannya karena pemain kelahiran Jerman ini memiliki reputasi yang sangat baik, membuatnya menjadi incaran beberapa tim dari Eropa. Bukan hanya Arsenal, paling tidak mereka harus bersiap untuk menghadapi persaingan dari Bayern Munich.
Rencana Arsenal dengan Nathaniel Brown
Menurut informasi yang kami peroleh, Arsenal memang ada upaya untuk mengubah status pemain Frankfurt tadi sebagai pemain mereka. Minat ini mulai berkembang terutama sejak beberapa bulan yang lalu. Kalau tidak ada aral melintang, The Gunners berencana untuk melakukan negosiasi di musim panas ini. Langkah ini mereka lakukan sambil mengetahui kalau upaya ini tidak akan mudah karena akan ada beberapa tim rival yang juga punya rencana serupa.
Dengan usia 22 tahun, pemain ini tengah menikmati karir yang meningkat pesat d Bundesliga. Berkat permainannya, dia juga mendapat kesempatan untuk tampil bersama skuad Jerman di Piala Dunia 2026 di bawah Julian Nagelsmann. Performa yang dia tunjukkan bersama Frankfurt memang terlalu menarik uuntuk diabaikan. Tak hanya Frankfurt yang berusaha untuk mempertahankannya. Rival berat merkea, Bayern Munich, juga aktif mengamati perkembangan pemain ini. Kalau melihat klausul dalam kontraknya, perjanjian kerja dengan Frankfurt seharusnya akakn berakhir di musim panas ini. Tapi ini tidak berarti kalau penawaran baru akan serta merta terjadi dalam jumlah yang cukup kecil.
Frankfurt sadar kalau mereka harus bersikap realistis menghadapi isu ini. Mereka sadar kalau menghadapi tim-tim dengan keuangan yang jauh lebih kuat tidak akan mudah. Kalau pun akhirnya mereka harus menyerah, tim asal Jerman ini berharap untuk bisa mendapatkan paling tidak 55 juta poundsterling untuk melepaskan bek mereka. Menariknya, angka ini bagi Bayern Munich dianggap terlalu besar, berbeda dengan Arsenal yang masih memandangnya masuk akal.
Tentang Target Baru Arsenal
Mungkin tak banyak yang mengenalnya, tapi Nathaniel Brown adalah sosok pemain bertahan berusia muda yang dikenal sangat lincah dalam sepakbola Jerman. Pemain ini memiliki kemampuan alami bermain sebagia bek kiri. Tapi dia juga tak pernah kesulitan kalau diminta bermain sebagai bek kanan, gelandang tengah, bek penuh, atau bahkan gelandang tengah kalau memang benar-benar diperlukan.
Banyak orang kemudian menyandingkan kemampuan beradaptasinya dengan beberapa nama besar. Satu nama yang paling sering dibandingkan dengan pemain ini adalah mantan pemain Manchester City dan Bayern Munich, Joao Cancelo. Seperti pemain kelahiran Portugal ini, Nathaniel Brown bisa menggabungkan kemampuan bertahannya yang apik dengan permainan penuh ancaman di bagian depan. Dua kemampuan ini langsung menjadikannya senjata taktis yang sangat berharga untuk siapapun nanti yang mendapatkan tanda tangannya.
Selain dua kemampuan ini, pemain Frankfurt tadi juga dikenal memiliki tempo bermain yang meledak-ledak, stamina yang luar biasa, dan kepercayaan diri yang tingig untuk menggiring bola ke bagian depan. Dia bisa menerima bola di bawah tekanan lawan dan menunjukkan kualitas teknis yang tepat untuk tetap bermain dengan optimal di tengah bola yang dikuasai lawan.
Di timnas Jerman, Nagelsmann sangat mengagumi permainannya. Sempat diminta bicara tentang pemain Frankfurt ini, Nagelsmann berujar kalau Nathaniel Brown adalah pemain dengan kemampuan dinamika bermain yang hebat, kreatif, bisa mengolah bola dengan baik, dan kepemimpinan yang terus bertumbuh.
Komentar dari pelatih tim nasional Jerman ini memberi alasan bagi Arsenal untuk memandangnya sebagai target menarik. Apalagi Arteta dikenal sebagai pelatih yang menghargai pemain yang bisa berkembang untuk menguasai beberapa peran sekaligus. Kelincahan yang ditunjukkan pemain inib isa memungkinkannya untuk bertugas sebagai pemain bek kiri, gelandang ketika dibutuhkan, atau bahkan mengampu serangan mereka di bagian depan.
Barangkali perbandingan dengan Cancelo mungkin terlalu ambisius untuk saat ini. Tapi memang tidak bisa dipungkiri ada kesamaan di antara dua pemain ini. Lahir di Jerman, Cancelo adalah seorang bek dengan kemampuan dan bakat modern yang bisa mempengaruhi pertandingan di berbagia posisi yang di ajalani. Dengan usia yang hanya 22 tahun, dia masih memiliki ruang cukup banyak untuk berkembang yang bisa menjelaskan alasan di balik minat besar dari banyak tim asal Eropa. Bagi Arsenal, apakah nanti berikutnya mereka bersedia memenuhi permintaan valuasi 55 juta yang dipatok Frankfurt masih akan ditentukan di kemudian hari. Tapi yang jelas, pemain ini benar-benar memenuhi kriteria pemain yang disukai Arteta kalau melihat profil pemain yang dia datangkan dalam beberapa tahun terakhir.
