Penggemar Chelsea sedang menanti keputusan besar yang akan dibuat oleh tim dan pemilik klub. The Blues sedang berada di persimpangan jalan. Mereka memang tidak sedang berada dalam kondisi kritis seperti yang sedang dihadapi oleh Tottenham Hotspur dan Wolverhampton Wanderers. Tapi kalau dibandingkan dengan musim-musim terdahulu, The Blues memang sedang dalam kondisi yang jauh lebih buruk. Penggemar berharap musim ini akan menjadi yang terakhir. Semua performa mereka yang merosot tajam di musim ini diharapkan akan tetap tinggal di musim sekarang dan tidak dibawa ke musim yang baru. Penggemar berharap BlueCo sebagai pemilik akan segera mengambil keputusan untuk menyelamatkan tim ini, dimulai dari menunjuk pelatih baru dengan kemampuan yang sesuai dengan karakteristik sampai rencana tim ini, mulai dari jangka pendek sampai panjang.
Petinggi Chelsea Ambil Keputusan
The Blues mulai mengambil sikap untuk menghadapi musim berikutnya. Musim sekarang meninggalkan banyak pelajaran penting bagi tim ini. Bagi banyak orang, mereka mungkin masih dianggap sebagai salah satu tim prestisius di Eropa. Tapi perjalanan mereka di musim sekarang sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda ke sana. Tak mau tenggelam dalam rasa malu, petinggi The Blues mulai mengambil sikap. Mereka mulai menyiapkan langkah-langkah yang diharapkan akan bisa mengembalikan tim ini ke jalur mereka yang seharusnya, yang sekarang sudah mereka tinggalkan untuk waktu yang cukup lama.
Sebagai langkah pertama, tim ini sedang mengejar target untuk segera mendapatkan pelatih baru. Ada beberapa nama yang muncul sejak pertama kali rumor mereka mengincar pelatih baru mengemuka ke permukaan. Mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, sempat ramai dibicarakan akan segera menjadi pelatih baru di Stamford Bridge. Tapi dari perkembangan terbaru, muncul berita kalau mereka sepertinya tidak akan melanjutkan upaya pembicaraan ini.
The Blues sekarang berada dalam fase kritis. Tim ini memilih untuk berpisah dengan mantan pelatih mereka, Liam Rosenior, di bulan lalu. Kinerja yang tak menjanjikan membuat mereka tak mau tenggelam lebih dalam ke lautan hasil buruk. Tapi keputusan yang diambil di akhir musim ini membuat mereka tidak punya banyak waktu untuk mencari dengan tenang. BluCo, sebagai pemilik tim, langsung bergerak cepat dengan mencari sosok pria yang tepat untuk menjadi pelatih kepala kelima mereka sejak pertama kali tim ini diambil alih pada tahun 2022.
The Blues memang punya banyak pekerjaan rumah besar yang harus segera mereka selesaikan dalam waktu dekat. Musim ini bukan yang terbaik bagi mereka. Di tingkat domestik, mereka mengalmai kejatuhan yang sangat serius. Berbeda jauh dari musim sebelumnya, para pemain The Blues tak bisa banyak bertindak ketika mereka kalah sebanyak 6 kali beruntun di Liga Primer. Kekalahan yang terakhir sangat menyakitkan ketika tim ini harus kalah dari Nottingham Forest saat keduanya bertemu pada hari Senin malam yang lewat.
Tepis Akan Kejar Xavi
Untuk sementara, mereka mengandalkan asisten pelatih Calum McFarlane untuk mengatur dan menentukan strategi untuk setiap pertandingan. Keputusan ini akan tetap berlaku sampai mereka akhirnya menunjuk pelatih kepala dan membereskan semua persyaratan yang diperlukan sampai dia bisa bertugas penuh. Sebagai asisten pelatih, tugas yang dia hadapi bersama Chelsea sekarang sangat berat. Dengan sisawa ktu yang sangat terbatas, dia harus menghadapi beban berat akibat hasil buruk dari pertandingan sebleumnya. Tak ada banyak yang bisa dilakukan selain berharap mereka bisa mengurangi dampak peringkat yang merosot jauh ke nomor 9.
Untuk sekarang, mereka harus menyiapkan diri dengan fokus sebaik mungkin. TIm inni harus menyiapkan diri untuk menghadapi partai final di Piala FA. Disana, mereka harus beradu kemampuan dengan Manchester City. Tapi sambil menyiapkan diri untuk pertandingan ini, dewan direksi dari tim yang sama sedang melakukan tugas lain yang tidak kalah penting. Mereka sekarang sedang melakukan audit mendalam dari daftar kandidat pelatih. Mereka sedang mencoba menemukan pria yang benar-benar tepat untuk bisa menentukan arah dari tim ini di musim yang baru.
Target Chelsea untuk Pelatih Berikutnya
Menurut informasi terbaru yang berhasil kami himpun, beberapa perwakilan dari mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, menyebut kalau memang ada upaya dari Chelsea. Informasi yang mereka lontarkan kepada media mengindikasikan kalau The Blues telah melakukan pendekatan resmi kepada pelatih berdarah Spanyol ini.
Kabar ini langsung menarik perhatian publik. Menunjuk seorang pelatih yang pernah mengembangkan Barcelona memang bisa dipastikan sebuah langkah strategis. Sebelum meninggalkan Barcelona, pelatih ini berhasil menunaikan tugasnya dengan cukup baik. Di tengah keterbatasan mereka dengan anggaran, La Blaugrana masih berhasil mempertahankan dominasi mereka paling tidak di La Liga. Tugas ini tidak mudah karena mereka juga berhadapan dengan tim-tim raksasa sekelas Inter Milan sampai Real Madrid. Sejak meninggalkan posnya di sana pada tahun 2024 yang lewat , pelatih berusia 46 tahun ini telah puasa dari karir sebagai pelatih. Dengan periode puasa selama kurang lebih 2 tahun, wajar kalau dia akan tertarik untuk mempertimbangkan kembali ke Liga Primer.
Hanya saja, yang belakangan berkembang justru semakin menarik. Berbeda dengan klaim yang disampaikan perwakilannya, The Blues justru diberitakan tidak tertarik untuk melanjutkan upaya mereka dalam bentuk pembicaraan formal dalam bentuk apapun. Dengan kata lain, mereka tidak akan melanjutkan upaya resmi untuk menunjuk mantan gelandang legendaris Barcelona ini sebagai pelatih baru mereka. Sebaliknya, mereka sekarang mengalihkan perhatian kepada sosok lain. Mereka yang berada di jajaran atas tim memandang kalau ada 3 nama yang lebih memenuhi kriteria untuk tugas ini. Mereka adalah Andoni Iraola dari Bournemouth, Marco Silva, dan Xabi Alonso. Di saat nama mantan pelatih Barcelona tadi sampai sekarang masih dipandang sebagai alternatif yang menarik berkat keberhasilannya di La Liga, mereka yang masuk dalam kalangan senior percaya kalau mereka akan lebih beruntung kalau memilih sosok altenratif. Secara khusus, mereka mengincar nama alternatif yang bisa bergerak selaras dengan kebutuhan taktis tim.
Informasi yang berkembang saat ini adalah tim telah memilih untuk sementara mengesampingkan nama Xavi Hernandez. Mereka lebih condong pada Andoni Iraola atau Xabi Alonso. Perubahan ini menunjukkan adanya harapan untuk bisa memiliki pelatih dengan kemampuan teknis spesifik atau pengalaman yang sudah teruji di Liga Inggris. Dari pandangan mereka, Alonso dipadnang sebagai kandidat utama terlepas dari perjalanannya yang tidak selalu mulus di Real Madrid. Tapi reputasnya sebagai pelatih elite masih tetap terjaga berkat musimnya yang penuh prestasi di Bayer Leverkusen.
Sementara itu, ketersediaan Iraola dan status kontrak yang mengitar Silva di Fulham memberikan dewan direksi dengan pilihan alternatif lain. Mereka bisa menunjuk salah satu dari dua nama ini yang sudah lebih dulu dipandang berhasil menunjukkan kemampuan masing-masing di kompetisi elite Inggris. Kalau saja Chelsea harus berjuang dengan masalah taktis selama musim ini, mungkin mereka membutuhkan seorang pelatih yang bisa menetapkan identitas tim yang jelas dan bertahan lama.
