Tottenham Hotspur harus mengakui kalau musim sekarang bukan musim yang bisa mereka banggakan. Tim ini, termasuk semua pemain, pelatih, dan staf mereka sudah mengerahkan banyak upaya untuk bisa memperbaiki penampilan mereka dari awal musim sampai sekarang. Ada banyak turnamen yang mereka ikuti dalam satu musim, tapi seolah semuanya tak bisa membantu tim ini untuk menjawab panggilan penggemar. Mereka gagal bermain dengan baik dan manis di depan penggemar. Ketika fans berharap mereka bisa melihat tim kebanggaannya menempati posisi pucuk, tim ini justru harus berhadapan dengan risiko besar terpampang di depan mereka. Tottenham sangat mungkin harus tersungkur ke Championship di musim yang akan datang. Situasi mereka semakin pelik ketika tim ini harus menelan kenyataan pahit. Pemain mereka, Cristian Romero, dikonfirmasi mengalami cedera lutut yang cukup parah.
Cristian Romero Alami Cedera Lutut
Pengatur strategi bermain Tottenham Hotspur, Roberto de Zerbi, memberi informasi yang dinantikan penggemar. Dia memastikan kalau Cristian Romero mungkin akan cuti tampil dari pertandingan mereka. Kemungkinan ini terpampang di depan mata setelah pemain Spurs ini dipastikan mengalami cedera di bagian lutut. Menurut informasi awal, cedera ini terjadi ketika dia turun bermain pada hari Minggu lalu. Dalam pertandingan di Liga Primer, dia memang sempat turunb ertanding ketika tim ini melawan Sunderland di Stadion Cahaya. Mereka memang berhasil menang dengan skor tipis 1-0, tapi kemenangan ini tidak terasa penuh karena cedera ini.
Pemain asal negara Argentina ini kembali terlibat dalam insiden di babak kedua. Kali ini, dia telribat insiden dengan kiper lawan, Antonin Kinsky. Insiden kali ini lebih serius, sampai memaksanya untuk keluar pertandingan lebih awal. Belum ada informasi jelas tentang diagnosis cedera yang diperoleh waktu itu. Tapi penonton jelas melihatnya keluar lapangan dengan menangis, mencoba menahan kuat dari cedera yang dialaminya.
Baik pemain Tottenham Hotspur tadi dan rival masing-masing terdampak cukup parah. Tim medis dari masing-masing tim sampai harus memberikan perawatan darurat selama beberapa menit, sampai wasit harus menangguhkan pertandingan. Tapi kemudian, Kinsky terlihat sudah cukup pulih untuk melanjutkan pertandingan. Penonton hanya sempat melihat ada luka robek di bagian kepala sang kiper. Sempat ada kekhawatiran kalau Sunderland harus mengganti kiper mereka akibat insiden ini. Tapi penilaian dari tim medis memberikan lampu hijau untuk pemain ini terus bisa melanjutkan pertandingan.
Cristian Romero Langsung Terpukul
Tapi penilaian yang sama tidak didapatkan Cristian Romero. Tim medis yang diterjunkan untuk memeriksanya meyakini kalau kondisi pemain ini jauh lebih parah dari yang terlihat di depan mata. Tak mendapat persetujuan dari tim medis, Spurs akhirnya harus mengambil keputusan dengan memberhentikan perannya dalam pertandingan ini. Tak ada yang bisa dilakukan ketika dia terpaksa harus keluar dari tengah lapangan. Pada momen ini, beberapa pemain Tottenham Hotspur yang lain terlihat berusaha untuk menenangkan pemain kelahiran Amerika Selatan ini. Sementara Roberto de Zerbi terlihat merangkulnya di pinggir lapangan segera setelah keluar.
Tidak ada informasi detil yang dirilis Tottenham Hotspur waktu itu atau setelah pertandingan selesai. Tapi dari reaksi yang ditunjukkan Cristian Romero, semua seperti bisa memahami situasi yang terjadi. Dari reaksi wajah yang dia tunjukkan, tampaknya pemain berusia 27 tahun ini mengalamic edera yang sangat serius. Banyak orang langsung khawatir kalau cedera ini akan menjadi pemutus perjalanannya di musim ini. Sementara yang lain beranggapan kalau cedera ini juga akan berdampak panjang, termasuk mengakhiri kemungkinannya untuk membela tim nasional Argentina di Piala Dunia tahun sekarang.
Masih Perlu Diagnosis Lebih Lanjut
Berbicara di depan media, pelatih Tottenham Hotspur, Roberto de Zerbi, mengatakan kalau dia belum bisa memberikan informasi detil tentang kondisi yang sebenarnya terjadi. Tapi dia juga tidak bisa menghilangkan sama sekali kemungkinan pemain ini mengalami cedera yang cukup serius di bagian lutut. Ketika awak media menanya pelatih Tottenham ini tentang kemungkinan cedera di bagian lutut, dia hanya menjawabnya singkat sebagai sebuah kemungkinan. Tapi dia tidak bersedia memberikan informasi lebih lanjut sampai mereka mendapatkan diagnosis lebih lengkap. Dia mengaku kalau mereka mungkin membutuhkan waktu sampai beberapa hari ke depan untuk mendapatkan informasi ini.
Dia berharap kalau cedera ini tidak akan serius. Mereka tidak bisa kehilangan seorang pemain sekaligus kapten tim ketika tim ini benar-benar membutuhkan seorang pemain dengan peran krusial sepertinya. Dari sudut pandangnya sebagai pelatih mereka, de Zerbi memandang Cristian Romero sebagai pemain luar biasa dengan karakter yang baik. Mereka berharap bisa mendapatkan bantuannya untuk mengakhiri musim ini dengan hasil baik dan mencapai tujuan yang sudah ditetapkan di awal.
Harapan yang disampaikan de Zerbi sangat masuk akal. Kapten mereka terpantau sudah absen dalam 14 pertandingan bersama tim di sepanjang musim sekarang, di semua turnamen yang mereka ikuti. Alasannya beragam, mulai dari cedera sampai larangan bermain. Tapi pemain yang sama juga punya kontribusi besar untuk tim ini. Dia sukses menambah perolehan gol mereka sebanyak 10 gol dari 32 pertandingan yang dijalaninya dengan pemain Spurs yang lain. Dari 10 gol itu, ada 6 gol yang dicetaknya langsung, sementara sisanya dalam bentuk asist.
Kalau saja bek Spurs ini benar-benar mengalami cedera yang harus memaksanya absen sampai akhir musim, dia mungkin sudah menjalani pertandingan terakhirnya bersama Lili Putih. Padahal sebelum cedera ini terjadi, sempat berhembus kabar kalau dia akan memilih untuk pindah. Sekarang dengan cedera semacam ini, bukan mustahil kalau tim yang dulu tertarik untuk bekerjasama akan memikirkan ulang rencana mereka.
Tottenham sekarang harus memikirkan rencana untuk mengatasi masalah pemain mereka. Ruang perawatan mereka sekarang cukup penuh dengan sederet pemain yang harus pulih dari cedera masing-masing. Tapi paling tidak bagian bek mereka tidak dalam situasi yang benar-benar gawat, bahkan ketika Cristian Romero masih dalam perawatan dari tim dokter dan tenaga medis yang lain.
Sebagai ganti dari pemain kelahiran Amerika Selatan tadi, Roberto de Zerbi langsung menugaskan Kevin Danso dalam pertandingan mereka di hari Minggu., Pemain kelahiran Austria ini sangat mungkin akan kemblai mendapatkan penugasan ini di pertandingan-pertandingan mereka yang akan datang. Tapi belum jelas apakah dia akan menjadi satu-satunya pilihan sang pelatih atau apakah ada pemain lain yang mungkin ditempatkan untuk peran yang sama. Paling tidak Roberto de Zerbi tak perlu khawatir. Masih ada beberapa pemain lain yang punya karakteristik kemampuan yang bisa digunakan utnuk posisi ini. Radu Dragusin bisa menjadi pertimbangan. De Zerbi juga bisa menggunakan Archie Gray atau Joao Palhinha untuk bagian bek tengah kalau benar-benar sudah darurat. Pilihan ini paling tidak bisa menjadi angin semilir ketika Spurs hanya 2 poin di atas zona terbawah di EPL setelah kalah di hari Minggu. De Zerbi sekarang harus mempersiapkan timnya untuk menghadapi Brighton & Hove Albion di akhir pekan nanti.
