Harry Kane bukan nama asing lagi bagi penggemar sepakbola dunia dan terutama penggemar Bayern Munich. Pemain ini sudah lama dikenal karena kemampuan tajamnya dalam mencetak gol. Usia yang sudah tidak lagi muda tidak langsung menjadi penghalang bagi pemain Bayern Munich ini untuk terus menerus mencetak gol. Penonton yang hadir dalam pertandingan antara Bayern Munich dan Real Madrid menjadi saksi dari kemampuan emasnya. Dalam pertandingan ini, dia turut menjadi salah satu dari 4 pencetak gol bagi Bayern Munich. Dengan selisih 1 gol, Bayern Munich resmi menjadi pemenang dan membawa pulang 3 poin yang mereka dambakan.
Prestasi Baru bagi Harry Kane
Pemain bintang asa tim sepakbola Bayern Munich, Harry Kane, berhasil kembali menorehkan namanya dalam daftar pemegang rekor. Pemain yang lahir di Inggris ini menjadi pemain kelahiran Inggris pertama yang berhasil mencetak 12 gol dalam satu musim Liga Champions. Angka sebesar ini sangat sulit untuk tercapai, terutama kalau berbicara tentang Liga Champions, yang paling sulit untuk dimenangkan di tingkat klub di seantero benua Eropa.
Nama pemain Bayern Munich ini tampil sebagai satu dari 6 orang yang berhasil mencetak gol dalam pertandingan ini. Bagi mereka, pertandingan ini menjadi sangat penting karena ada 4 orang dari barisan pemain Bayern Munich yang berhasil merobek jantung pertahanan lawan mereka. Pada leg kedua babak perempat final Liga Champions, pemain yang juga tergabung di tim nasional Inggris ini menjadi salah satu pencetak gol mereka. Raksasa asal Jerman ini menghadapi pertandingan ini dengan tekanan berat karena langsung di depan semua penggemar mereka. Tapi setidaknya mereka cukup percaya diri. Pertandingan ini mereka hadapi setelah sempat unggul di laga leg pertama. Ketika bertemu di Santiago Bernabeu pada minggu lalu, tim ini berhasil pulang dengan unggul 2-1.
Langsung Sirna
Hanya saja keuinggulan yang mereka dapatkan dari pertandingan ini langsung sirna dengan gol pertama yang dicetak oleh Arda Guler. Gol yang dia cetak ini sekaligus menjadi awal dari kelahiran gol yang terjadi terus menerus dalam babak pertama. Pertandingan berjalan dengan begitu intens dengan dua tim saling bermain dengan menyerang dan agresif untuk memastikan sisi seberang tidak bisa menyaingi permainan mereka.
Sundulan yang dilakukan Aleksandar Pavlovic dan tendangan bebas yang dilakukan Arda Guler menjadi momen kelahiran dua gol lagi. Tapi semuanya tidak berhenti di situs. Penonton yang menyaksikan pertandingan ini menjadi saksi lahirnya gol lain dalam waktu yang tidak terlalu terpaut jauh. Gol berikut dari pertandingan ini lahir dari serangan yang berhasil dibangun dengan ciamik oleh striker andalan Bayern Munich. Waktu itu, pemain yang juga tergabung di tim nasional Inggris ini diberikan ruang dan waktu untuk mengendalikan bola yang didapatkannya dengan cukup apik. Dia kemudian membawanya dengan cepat ke kotak penalti lawan sebelum melesatkan serangan melengkung yang menusuk masuk ke pojok bawah gawang.
Harry Kane Pecahkan Rekor UCL
Pemain yang berasal dari Inggris ini kemudian harus menarik nafas. Serangan yang dilakukan Kylian Mbappe langsung mematahkan serangan yagn sebelumnya dia lakukan. Akibat dari gol ini, kedua tim berada dalam kondisi imbang sampai akhirnya Eduardo Camavinga mendapatkan kartu merah di menit ke-86. Momen ini membuka peluang bagi skuad Vincent Kompany untuk mencetak 2 gol lagi di menit-menit terakhir pertandingan. Dua gol ini yang kemudian menjadi penentu kemenangan mereka. Ketika wasit menyatakan pertandingan berakhir, Bayern Munich dinyatakan unggul atas lawan mereka setelah mencetak skor 4-3. Secara agregat, mereka tetap unggul dengan skor akhir 6-4.
Dalam pertandingan ini, peran Harry Kane terlihat sangat jelas dan signifikan. Dia memainkan peran besar dalam mengantarkan timnya untuk memastikan tempat mereka di semifinal. Tapi pemain yang sama juga menarik perhatian publik. Gol yang dia cetak dalam pertandingan ini membuatnya berhasil mencetak rekornya sendiri di Liga Champions untuk urusan gol. Menurut catatan kami, gol yan dia cetak di babak pertama langsung membuatnya menjadi pemain asal negara Inggris pertama yang mencetak 12 gol dalam satu musim Liga Champions.
Pemain yang masih berusia 32 tahun ini berhasil melampaui angka 11 gol di kompetisi yang sama. Rekor ini sebelumnya dia cetak di musim 2024/25 yang lalu. Bintang tim nasional Inggris ini juga berhasil menyentuh angka 50 gol untuk timnya pada musim ini. Angka ini menjadi torehan penuh arti yang dia berikan bagi mereka dari 42 pertandingan di kompetisi prestisius ini. Di luar dari 12 gol yang dicetaknya di Liga Champions untuk musim ini, pemain yang sama juga sudah mencetak 31 gol bagi timnya di Bundesliga. Enam dari gol ini dia beirkan di DFB Pookal dan satu diberikannya di Piala Super Jerman.
Sementara itu, namanya juga semakin melesat berkat asist yang dia lakukan kepada pemain Bayern Munich yang lain. Pemain ini melakukan asist untuk mendampingi Michael Olish mencetak gol jarak jauhnya yang fantastis. Asist ini langsung meningkatkan kontribusinya secara tidak langsung menjadi 5 kali yang tersebar dalam 5 pertandingan terakhirnya saat mereka melawan Real Madrid. Rinciannya 3 dalam bentuk gol dan sisanya dalam bentuk asist.
Akibatnya, pemain tim nasional Inggris ini menjadi pemain pertama yang mencetak gol atau melakukan asist dalam 5 pertandingan beruntun mereka di Liga Champions. Semuanya mereka lakuakn dalam pertandingan mereka melawan Los Blancos. Hanya saja, rekor ini tidak terasa terlalu manis ketika dia juga mencatatkan hasil permainan yang buruk dalam pertandingan mereka di babak semifinal. Ketika mereka mealwan Paris Saint-Germain, pemain ini gagal mencetak gol atau melakukan asist dalam 3 pertandingan mereka melawan tim ini. Dengan kata lain, Harry Kane telah terlibat dalam 2 kemenangan Bayern Munich di Liga Champions ketika mereka melawan Paris Saint-Germain. Ini sudah termasuk ketika mereka menang 2-1 saat bertandang ke Parc des Princes di bulan November lalu. Waktu itu, mereka bertanding di fase liga melawan raksasa asal Perancis.
