Leeds United Targetkan Ousmane Diomande untuk Musim Panas

Leeds United siap untuk mengambil langkah signifikan untuk musim panas ini. Seperti yang sudah menjadi kebiasaan untuk semua tim sepakbola, Leeds United juga akan kembali menggantungkan harapan mereka untuk bursa transfer nanti. Musim panas yang panjang akan memberi mereka waktu yang cukup untuk menemukan pemain dengan kemampuan yang tepat untuk membantu pembangunan tim. Kali ini, mereka berharap pemain Sporting Lisbon, Ousmane Diomande, akan bisa membagikan pengalamannya di Portugal dan membantu mereka mengatasi tantangan di depan mata.

Siapkan Lakukan Negosiasi demi Ousmane Diomande

Leeds United mencoba melakukan hal yang sama seperti tim lain untuk musim panas nanti. Mereka berencana untuk menggunakan periode yang cukup panjang nanti untuk mewujudkan harapan besar penggemar. Belajar dari kesalahan di musim lalu, tim ini berusaha untuk bisa mendapatkan pemain dengan karakteristik dan kemampuan yang sesuai dengan target mereka untuk musim yang baru. Untuk kali ini, mereka percaya kalau Ousmane Diomande dengan pengalamannya di Sporting Lisbon, terutama sebagai bek mereka, akan sangat bermanfaat.

Leeds United bisa bernafas lega. Setelah sempat berada dalam ancaman serius tersingkir dari Liga Primer, mereka akhirnya bisa bertahan. Musim yang akan datang akan menjadi musim kedua secara berturut-turut mereka bisa mendapat tempat dalam kompetisi paling elite di Inggris ini. Kalah dari West Ham di hair terakhir kompetisi memang jadi pukulan serius buat mereka. Tapi akhirnya jumlah poin menjadi penyelamat. Berbeda dengan Wolverhampton Wanderers yang harus kembali ke Championship, Leeds masih cukup beruntung untuk tetap bertahan.

Ketika musim berakhir, penggemar masih bisa bernafas cukup lega. Sempat khawatir akan bernasib sama seperti Wolves, penggemar Leeds akhirnya bisa bernafas lega ketika tim kesayangan mereka mendapat tempat di peringkat 14 klasemen. Peringkat ini memastikan posisi mereka aman untuk musim yang akan datang. Memang ada banyak kekecewaan terutama dari permainan mereka di sepanjang musim. Tapi paling tidak, dibandingkan dengan nasib lebih miris dari rival mereka, fans sekarang berharap kalau Leeds akan menggunakan periode kurang lebih 2 bulan di musim panas untuk memperbaiki semua kesalahan mereka terkait pemain.

Pemain Leeds United Jadi Magnet untuk Tim Lain

Kalau dilihat dari peringkat, Leeds United memang tak bisa menampik kalau musim yang lalu tak bisa mereka banggakan dengan penuh gembar-gembor. Ada banyak masalah fundamental yang sempat membuat mereka harus bermain mati-matian agar tidak senasib dengan Wolves dan Tottenham Hotspur. Tapi masalah besar ini tak merubah daya pikat pemain mereka di mata tim-tim lain. Banyak klub masih menganggap kalau pemain Leeds United memiliki kemampuan yang ciamik. Sebarannya juga cukup rata dari striker, gelandang, sampai pemain belakang. Manchester United, contohnya, tertarik untuk bisa menarik Karl Darlow ke Old Trafford.

Belum ada informasi resmi yang dirilis Leeds United tentang kabar ini. Tapi beberapa pengamat memberi petunjuk penting. Ada kemungkinan penjaga gawang mereka ini akan segera bergabung ke Old Trafford. Tapi perannya disana tidak akan langsung melejit menjadi kiper utama. Michael Carrick sementara akan menempatkannya sebagai cadangan untuk Senne Lammens yang sampai saat ini menjadi kiper utama mereka. Dari kacamatanya, Lammens masih belum bisa digantikan. Kemampuannya dalam menghalau serangan dari lawan-lawan mereka membuat mantan pemain Manchester United ini terkesima. Keputusan mereka untuk menariknya dari Liga Pro Belgia dari tahun lalu dianggap sebagai investasi yang cukup berhasil.

Pengalaman Ousmane Diomande Jadi Harapan Baru

Kepergian beberapa pemain sekaligus akan memberi dampak yang cukup serius bagi Leeds United. Sebagai gantinya, mereka akan mengincar beberapa pemain sekaligus untuk mengatasi masalah ini. Khusus untuk bagian belakang, mereka akan mengincar pemain yang bisa beradaptasi dengan cepat dan kalau mungkin bisa langsung bertempur. Kemampuan ini sangat penting karena tim ini akan berusaha agar tidak perlu lagi terjebak dalam masalah yang sama seperti yang mereka alami di musim terakhir.

Ada beberapa pemain yang mereka anggap memenuhi kriteria. Setelah ditelusuri lebih jauh, mereka percaya kalau bek Sporting Lisbon, Ousmane Diomande, akan menjadi bek potensial untuk membantu mereka di Elland Road. Perhatian mereka cukup besar kepada pemain ini setelah menyadari kalau banyak penggemar juga menaruh atensi pada kemampuan yang dia miliki. Sebenarnya kabar ini bukan berita baru. Leeds United sudah sejak lama mengagumi pemain muda ini. Dengan usianya 22 tahun, dia punya pengalaman yang sudah teruji di benua Eropa serta potensi lain yang masih siap untuk diasah. Pengalamannya bermain dalam 9 pertandingan bersama raksasa Portugal tadi di Liga Champions musim terakhir membuat sosoknya semakin bernilai besar bagi Leeds.

Hanya saja mereka juga harus paham kalau menargetkan pemain dari Sporting Lisbon tidak akan mudah. Setelah menyadari kalau banyak pemain mereka diincar tim luar, Lisbon belakangan tak mau langsung memberi lampu hijau. Mereka justru gencar menaikkan angka valuasi tranfer untuk pemainnya, terutama mereka yang memiliki statistik menjanjikan. Untuk Ousmane Diomande, mereka tak akan mau meningkatkan status negosiasi kecuali kalau ada tim yang berani memasukkan penawaran paling tidak 43 juta poundsterling. Angka ini sebenarnya tidak terlalu tinggi, tapi bagi Leeds United, seandainya angka ini mereka penuhi, maka biaya transfer kali ini akan langsung memecahkan rekor mereka.

Angka tertinggi yang mereka keluarkan sejauh ini adalah 35 juta. Biaya ini mereka gelontorkan untuk menarik Georginio Rutter di musim panas 3 tahun lalu. Striker ini sayangnya tidak bertahan lama. Mereka harus melepasnya ke Brighton & Hove Albion. Disana, keberuntungannya juga tidak berubah. Brighton harus bermain dalam tekanan intens semata agar tidak terjerumus ke Championship.

Setelah pergantian di pertengahan musim terhadap formasi pemain yang sekarang menggunakan 3 pemain belakang, Leeds United memilih pendekatan baru. Mereka lebih sering menekankan pada upaya bertahan. Sebenarnya pola ini bukan kabar baru. Kecenderungan yang mereka tampilkan ketika menarik pemain baru sudah memberi petunjuk tentang langkah yang akan mereka ambil berikutnya. Strategi ini memang bukan yang terbaik tapi sebaran pemain dan kemampuan masing-masing yang sangat terbatas membuat tim ini tak punya banyak pilihan.

Di usia yang baru 22 tahun, Ousmane Diomande bisa saja melesat sebagai salah satu pemain bertahan terbaik di Inggris. Pemain kelahiran Pantai Gading ini bisa menggunakan kesempatan di Leeds United untuk mengasah kemampuannya sampai teruji di Liga Champions. Memang, kalau Manchester United akhirnya menarik Darlow ke markas mereka, kehilangan ini akan memberi dampak yang cukup signifikan bagi mereka. Hanya saja, paling tidak mereka bisa menggunakan dana yang diperoleh untuk membiayai proyek lain untuk mendapatkan lebih banyak pemain dengan kemampuan bervariasi.