Spekulasi Baru tentang Karir Michael Carrick

Manchester United sudah berkembang menjadi salah satu tim sepakbola mematikan. Keputusan untuk menempatkan Michael Carrick sebagai pelatih sementara tim ini dipandang sebagai keputusan terbaik yang pernah diambil oleh tim ini paling tidak dalam beberapa tahun terakhir. Pengalaman yang dia miliki sebagai mantan pemain di tim yang sama dipercaya menjadi salah satu aset yang membantunya menguasai dan memahami karakteristik tim ini lebih baik daripada pelatih-pelatih yang lain. Sejak tim ini kembali bangkit, banyak dukungan mengalir kepadanya termasuk dari tengah pemain Setan Merah. Sekarang, muncul spekulasi tentang masa depan yang menanti pria ini. Banyak orang mendukungnya untuk menjadi pelatih permanen Old Trafford. Tapi apakah ini yang akan benar-benar terjadi?

Nasib Michael Carrick

Kabar penting datang tentang pelatih interim Manchester United sekarang. Michael Carrick yang mendapat banyak dukungan untuk menjadi pelatih baru Setan Merah rupanya nyaris mendapatkan penawaran untuk meningkatkan statusnya sebagai pelatih permanen di tim yang sama. Tapi semuanya berubah ketika pelatih Bournemouth sekarang, Andoni Iraola, mengumumkan kalau dia akan meninggalkan peran pentingnya di tim sekarang. Kabar ini langsung menjadi fokus pemberitaan di banyak media dan menjadi kabar penting di tengah penggemar Old Trafford.

Kabar ini menyeruak ketika Manchester United kembali melanjutkan perjalanan mereka di Liga Primer Inggris. Hasil baik yang mereka dapatkan sebelum menjalani jeda istirahat membuat tim ini percaya diri kalau Leeds United yang menjadi lawan mereka berikutnya tidak akan memberi terlalu banyak masalah. Tapi rupanya, kehadiran kembali mereka di Liga Primer tidak berjalan dengan mulus. Di luar ekspektasi awal, tim ini hanya bisa mencetak gol tunggal dalam pertandingan ini. Sementara lawan mereka berhasil mencetak 2 kali lebih banyak. Dengan hasil ini, wasit yang memimpin pertandingan mau tidak mau menyatakan lawannya yang memenangkan pertandingan.

Situasi yang dihadapi Manchester United semakin buruk ketika Lisandro Martinez mendapatkan ganjaran kartu merah di babak kedua. Tapi di luar dari masalah ini, beberapa pengamat menunjuk masalah sebenarnya yang membuat pemain Michael Carrick harus menelan kekalahan dalam pertandingan ini. Sebelum mereka harus melihat Lisandro Martinez keluar lebih awal, permainan tim ini terlihat bermasalah di bagian belakang. Bagian bek mereka terlihat menyisakan beberapa ruang kosong yang bisa dimanfaatkan oleh lawannya.

Dapat Dukungan Luas

Dari perannya sebagai pelatih interim sejauh ini, Michael Carrick mendapat dukungan luas dari penggemar mereka. Tapi dukungan ini mulai berubah ketika mereka melihat permainan yang ditunjukkan pemain Manchester United pada hari Senin. Beberapa kelompok penggemar mulai menyuarakan kekhawatiran mereka. Mereka khawatir kalau Manchester United mungkin tidak akan bisa mendapatkan masa depan sebaik yang mereka harapkan kalau pelatih interim sekarang meneruskan perannya sebagai pelatih permanen mereka.

Pandangan ini juga rupanya mulai berpengaruh ke jajaran tinggi klub. Direksi dan manajemen Manchester United awalnya juga sepakat dengan penggemar untuk memberikan tugas penting ini kepada Michael Carrick. Tapi perkembangan tim yang mulai menunjukkan hasil yang tidak konsisten mendorong merkea untuk mempertimbangkan kembali pendiriannya. Yang menjadi menarik adalah beberapa waktu lalu sempat muncul kabar kalau sebenarnya mereka berencana untuk memberikan penawaran kepadanya untuk menjadi pelatih permanen mereka. Tapi kabar kalau Andoni Iraola, pria yang sekarang melatih Bournemouth, akan meninggalkan tugasnya membuat situasi berubah. Mereka langsung mempertimbangkan ulang rencana tim, menakar kalau memang pria ini lebih tepat untuk menjadi pelatih baru.

Manchester United Cari Alternatif Michael Carrick

Kabar tentang minat dari petinggi Manchester United kepada Andoni Iraola layak untuk dipelajari lebih jauh. Bournemouth yang dipercayakan kepadanya sebenarnya berada di posisi yang jauh lebih buruk dari Manchester United sekarang. Iraola dan Bournemouth hanya bisa menempati peringkat 11 di klasemen Liga Primer sekarang. Posisi ini tidak bisa mereka tingkatkan setelah hanya bisa mendapatkan 45 poin dari awal musim sampai sekarang. Tapi di posisi sekarang mereka sebenarnya juga tidak terlalu bahaya. Klau dibandingkan dengan Chelsea yang berada di peringkat 6, tim ini hanya terpaut 3 poin lebih sedikit. Padahal seandainya saja mereka berhasil menempati peringkat ini, mereka dipastikan akan mendapat tiket untuk bertarung di Liga Eropa.

The Cherries berhasil mengamankan 56 poin di musim yang lalu di bawah arahan dari pelatih berusia 43 tahun ini. Jumlah poin ini menjadi rekor, terbanyak yang pernah didapatkan tim ini sejak pertama kali mereka bergabung di Liga Primer Inggris. Riwayat yang ditunjukkan Iraola menjadi alasan lain yang membuat Manchester United tertarik menggunakan kemampuannya. Dia dikenal sebagia pelatih yang bisa mengembangkan kemampuan pemain muda menjadi ancaman serius untuk semua lawan mereka. Dia terlihat bisa dengan mudah merayu pemain muda untuk bergabung dengan timnya. Pola seperti ini akan sangat membantu mereka karena juga disarankan oleh salah satu pemilik klub sekarang, Sir Jim Ratcliffe.

Bournemouth juga dikenal luas sebagai tim yang penuh ancaman di musim ini. Mereka dikenal luas sebagai tim yang bisa bermain dengan agresif ketika sudah menguasai bola. Mungkin karakter seperti ini yang membuat Manchester United semakin terpincut dengannya. Pola bermain Setan Merah yang lebih sering bertahan mulai digodok untuk memasukkan unsur agresif di musim yang baru. Bournemouth juga dikenal publik sebagai salah satu tim yang cukup menarik kalau mereka diberikan kesempatan dan ruang untuk melakukan serangan balik. Tapi Manchester United akan menjadi pengalaman yang sama sekali berbeda. Tim ini dikenal memiliki penguasaan bola yang cukup tinggi di sebagian besar pertandingan mereka di EPL.

Kemampuan melatih Iraola juga masih belum diuji di klub dengan tingkat penguasaan bola yang dominan. Bournemouth hanya mencatatkan rata-rata 50,3%. Manchester Unied juga sekarang sedang mempertimbangkan alternatif lain untuk tugas ini. Keputusan Thomas Frank di Tottenham setelah memilih bergabung dengan Brentford akan menjadi alarm serius untuk Setan Merah. Pelatih Bournemouth ini menjadi salah satu kandidat yang cukup menjanjikan. Tapi tim harus bisa memastikan diri kalau memang pria kelahiran Spanyol ini adalah jawaban yang mereka butuhkan untuk tahun-tahun yang akan datang. Semua harus dipertimbangkan dengan serius agar tim ini terhindar dari musim-musim penuh gejolak.