Penggemar Arsenal bisa merasa bangga karena penantian panjang mereka setelah 22 tahun di Liga Inggris akhirnya berhenti. Setelah menanti puluhan tahun, mereka akhirnya bisa menjuarai turnamen ini. Tapi kemenangan ini tidak sempurna karena mereka juga dalam waktu bersamaan gagal mencapai target awal. Sempat berharap untuk bisa menang di Piala FA dan Liga Champions, The Gunners harus menyerahkan trofi masing-masing kepada Manchester City dan Paris Saint-Germain. Sekarang, Mikel Arteta berharap mereka bisa memperbaiki kesalahan ini di musim yang baru. Tak mau membuat penggemar mereka kembali kecewa, The Gunners berharap bantuan dari pemain baru untuk mengatasi masalah ini. Awalnya mereka berharap kalau pemain Newcastle United, Bruno Guimaraes, akan bisa menyumbang kemampuannya untuk paling tidak mempertahankan status juara. Tapi sekarang mereka harus mengatur ulang rencana setelah menerima kabar yang kurang menyenangkan.
Rencana Arsenal dengan Bruno Guimaraes Terpukul
The Gunners baru mendapatkan kabar yang kurang menyenangkan. Mikel Arteta sedang berusaha untuk memastikan timnya bisa memiliki kekuatan terbaik untuk menghadapi lawan-lawan mereka setelah musim yang baru nanti dibuka. Beberapa pemain masuk dalam rencananya untuk segera mereka masukkan sebagai tambahan tenaga baru. Bruno Guimaraes dari Newcastle United termasuk yang mereka incar untuk segera bergabung di tahun ini. Tapi rencana awal yang mereka mulai dengan penuh semangat sepertinya sekarang harus terhenti. Baru-baru ini, mereka mendapat kabar kalau rencana ini mungkin harus berhenti.
Menang di Liga Primer membangun reputasi tim ini sebagia salah satu klub elite Eropa. Meski akhirnya mereka kalah dari PSG di partai final Liga Champions, The Gunners masih memilikii pesona yang cukup kuat untuk sebagian besar pemain, terutama dari Eropa. Mereka mencoba memanfaatkan momen ini untuk bisa mendatangkan bala bantuan baru.
Rencana Arteta untuk Arsenal
Setiap tim memang punya pendekatan masing-masing tentang pemain yang ingin mereka datangkan di musim panas ini. Arsenal memang tidak termasuk tim yang kekurangan pemain. Semua langkah yang mereka lakukan dari hari pertama bursa membuat The Gunners sebenarnya tidak berada dalam kondisi kekurangan pemain. Kalau melihat semua sektor permainan mereka, The Gunners sebenarnya sudah memiliki pemain yang cukup, mulai dari tenaga utama sampai cadangan. Tapi situasi ini tak membuat Mikel Arteta langsung menghentikan langkahnya. Kenyataannya, sampai saat ini mereka masih berencana untuk mendatangkan beberapa wajah lain.
Untuk saat ini, fokus mereka sudah beralih ke bagian tengah. Dari informasi yang kami terima, The Gunners berusaha untuk mendapatkan paling tidak 1 orang pemain untuk mengisi bagian masing-masing di sayap kiri dan gelandang tengah. Kebutuhan penting di bagian ini membuat mereka sudah mengutus tim dari awal untuk melakukan pemantauan. Beberapa pemain dinyatakan memenuhi kriteria mereka. Tapi saat ini, Arsenal masih memilih untuk bersikap cermat. Mereka masih menggunakan waktu di tangan untuk mempelajari kemampuan dari masing-masing kandidat tadi, termasuk kemungkinan kontrak yang bisa dijalin, gaji, bonus, sampai kontrak yang berlaku di tempat mereka sekarang.
Disini, langkah mereka dengan Bruno Guimaraes mendapat ganjalan. Setelah melakukan evaluasi terhadap kondisinya, The Gunners mulai mendapat gambaran kalau peruntungan mereka dengan pemain Newcastle United ini mungkin tidak sebaik kandidat lain. Mereka harus berurusan dengan perkara pelik yang membuat peluang mereka untuk mendapatkannya tidak lebih baik dari pemain lain.
Susun Ulang Strategi Setelah Kabar tentang Bruno Guimaraes
Sebenarnya, Arsenal tidak tinggal diam. Mereka dari awal sudah percaya kalau nasib tim akan lebih baik dengan Bruno Guimaraes di tengah-tengah mereka. Mereka sampai mempelajari semua detil yang terkait dengan pemain ini, berharap kalau mereka akhirnya akan bisa menggunakan semua kemampuannya. Mereka sampai mempelajari kemungkinan-kemungkinan yang bisa membuat pendirian Newcastle United berubah. Upaya demi upaya mereka lakukan untuk bisa membuat tim ini meneken persetujuan untuk melepas pemain asal Brasil tadi.
Sebenarnya peluang Arsenal cukup baik. Newcastle United saat ini sedang membutuhkan penjualan pemain dengan nilai signifikan. Mereka sedang membutuhkan dana dalam jumlah besar untuk bisa membantu Eddie Howe membangun tim ideal yang dia dambakan. Ada beberapa nama yang gencar diberitakan akan mereka lepas, berharap bisa mendapat keuntungan besar. Selain pemain yang diincar Arsenal tadi, beberapa media juga mendapat bocoran kalau mereka juga sedang menimbang untuk melepaskan Sandro Tonali. Tapi berbeda dengan pemain yang pertama, Tonali dirumorkan sedang dilirik oleh Tottenham Hotspur.
Bagi Arsenal, mereka sudah melakukan banyak upaya untuk mengubah pendirian Newcastle. The Gunners sampai sudah mengirimkan penawaran mereka untuk pemain berusia 28 tahun ini. Memang penawaran ini sifatnya masih belum resmi. Tapi Newcastle tidak bergeming. Penawaran ini mentah, meski Arsenal sudah berusaha dengan menggaet pihak perantara untuk mempermulus jalannya. Sempat ada kabar kalau Arsenal bisa saja mempertimbangkan ulang langkah mereka. The Gunners bisa saja mengoreksi penawaran mereka dan memberi ketentuan baru yang lebih menggiurkan untuk pemain tadi dan Newcastle Untied. Tapi mungkin opsi ini tidak memungkinkan. Informasi dari beberapa media menyebut kalau Newcastle United belum berencana untuk mengubah pendirian mereka. Pendirian klub masih belum berubah meski pemain ini tinggal memiliki waktu 2 tahun lagi bersama mereka.
Fakta ini sebenarnya sudah bisa menjadi petunjuk penting tentang yang akan terjadi berikutnya. Biasanya dengan periode seperti ini. transfer pemain sudah menjadi hal yang niscaya untuk dibicarakan. Alasan finansial jadi salah satu pertimbangan. Periode 2 tahun biasanya masih memberi celah bagi tim untuk mendapat keuntungan signifikan dari penjualan pemain. Celah ini akan berkurang drastis ketika memasuki periode 1 tahun dan semakin terhimpit ketika hanya tersisa beberapa bulan.
Memang, Bruno Guimaraes beberapa kali menekankan rasa cintanya bagi klub ini, tempat dia berperan sebagai salahs atu pemain kunci. Tapi akan tiba satu momen ketika Newcastle United harus memanfaatkan nilainya secara finansial, termasuk memberinya kesempatan untuk mengembangkan karir. Disini, Arsenal harus bisa menemukan momen yang tepat. Mereka mungkin tidak akan sendiri, tapi dengan status mereka sebagai juara bertahan EPL, paling tidak daya tawar mereka lebih baik. Di sisi lain, mereka butuh seorang pemain dengan kemampuan seperti yang dia miliki. Dengan 31 gol untuk Newcastle United serta 32 asist dalam 195 pertandingan, kemampuannya akan meningkatkan day atempur mereka dengan cukup signifikan.
